Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pemkab Banjarnegara

BANJARNEGARA : Hadapi arus mudik ,Pemkab normalisasikan jalan dan jembatan KA

Gambar
BANJARNEGARA-Untuk memperlancar jalur trasnportasi di Jalur tengah khususnya dari Banjarnegara menuju Wonosobo, Pemkab Banjarnegara telah membongkar jalur jembatan kereta api yang melintang di atas jalan raya di Desa Prigi Kecamatan Sigaluh. Pembongkaran dilakukan hari Rabu (2/8) dengan mengangkat jembatan kereta api dan rel yang berada di sekitar jembatan. “Selain pembongkaran jembatan kereta api, jalan menikung yang berada tepat di bawah jembatan tersebut juga akan dinormalisasikan,” kata Mulyanto S. Sos MS.i Kepala Bagian Pembangunan . Mulyanto menambahkan jembatan kereta api tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan dan rawan dengan kecelakaan, apalagi menjelang arus mudik lebaran dimungkinkan jalur Banjarnegara – Wonosobo semakin padat. “Normalisasi jalan dan pembongkaran jembatan Kereta Api tersebut diharapkan selesai H-7 sebelum lebaran, jadi saat memasuki puncak arus mudik jalur tersebut sudah beres,” lanjutnya. Pembongkaran jembatan dan rel kereta api tersebut telah mend...

BANJARNEGARA : Pemkab Banjarnegara tolak ijin pengeboran sumur Geodipa Dieng

BANJARNEGARA – Pemkab Banjarnegara menolak permohonan ijin pengeboran air tanah yang diajukan PT Geodipa. Keputusan ini menyusul desakan dari enam kepala desa di wilayah Dataran Tinggi Dieng kepada Bupati Banjarnegara. Keenam kepala desa yang mengajukan keberatan pengeboran masing-masing Kades Dieng Kulon, Karangtengah, Kepakisan, dan Bakal Kabupaten Banjarnegara. Dan Kades Dieng Wetan dan Sikunang Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Kasi Geologi Migas dan Sumberdaya Mineral di Dinas ESDM Banjarnegara, Idrus Amanullah mengatakan, surat penolakan ijin pengeboran air tanah ditandatangani oleh Bupati Banjarnegara H Jasri pada tanggal 31 Agustus 2009. ”Ijin pengeboran terpaksa ditolak karena pihak PT Geodipa belum mampu menangani dampak pencemaran air. Selain itu, dampak pengeboran berimbas pada menyusutnya sumber air milik warga,” kata Idrus. Idrus menambahkan, permohonan ijin pengeboran sumur air tanah telah diajukan PT Geodipa sejak tahun 2007. Perusahaan tersebut mengajukan ke ESDM ...

BANJARNEGARA : KORBAN TANAH BERGERAK PAGENTAN ; Minta Relokasi Ulang Ditangguhkan

BANJARNEGARA (KR) - Puluhan warga Dusun Kalikidang Desa Gumingsir Kecamatan Pagentan Banjarnegara yang sejak 5 tahun terakhir menghuni tanah milik PLN merasa resah. Keresahan muncul setelah tanah tempat tinggal milik mereka terancam longsor, kini juga ada rencana akan direlokasi ulang. Mereka minta kebijakan PLN agar tetap diizinkan tinggal di tanah milik perusahaan tersebut yang letaknya tak jauh dari power house PLTA Tulis, di dekat sungai Merawu. Salah satu dari 94 pemilik rumah di lokasi tersebut, Kuntoro kepada wartawan Kamis (27/8) mengatakan, ia dan teman-temannya minta agar rencana relokasi ulang dipertimbangkan kembali. "Kalau kami harus boyong, biayanya tidak sedikit. Apalagi rumah yang dibangun selama lima tahun di lahan relokasi ini rata-rata telah semi permanen," katanya. Pekan lalu, Pemkab Banjarnegara menerima surat tembusan dari Gubernur Jawa Tengah yang ditujukan kepada Vice Presiden Managemen Property PLN. Surat tersebut untuk menanggapi surat bupati tertan...

3 trayek baru di Banjarnegara untuk hindari konflik

BANJARNEGARA - Untuk mengatasi gesekan dengan awak angkutan mikrobus Banjarnegara-Wanadadi-Punggelan, Pemkab Banjarnegara akan mengeluarkan tiga trayek baru bagi angkutan pedesaan (angkudes) Wanadadi-Punggelan. Tiga jalur trayek tersebut adalah Jembangan (Punggelan)- Wanadadi, Tanjungtirta (Punggelan)-Wanadadi, dan Sawangan (Punggelan)-Wanadadi. Ketiga trayek alternatif tersebut telah disepakati awak angkudes maupun mikrobus dalam pertemuan yang digelar Sabtu (1/8) di kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Perhubungan (Dinhubkominfo) Banjarnegara. Selain dihadiri perwakilan kedua awak tersebut, pertemuan yang dipimpin Kepala Dinhubkominfo Ir Supriyo juga diikuti Asisten II Sekda Bidang Ekonomi dan pembangunan, Satlantas Polres Banjarnegara, Komisi B DPRD, Oraganda, Ketua Paguyuban Angkutan Barang Banjarnegara (Pangkuba), dan Muspika Punggelan dan Wanadadi. "Semua pihak yang ikut pertemuan menyepakati ketiga jalur alternatif tersebut, termasuk awak mikrobus. Ketiga rute tersebut ...

Trayek Banjarnegara-Dieng kurang dilirik pengusaha

BANJARNEGARA - Upaya Pemkab Banjarnegara membuka trayek pariwisata dari kota Banjarnegara ke objek wisata Dataran Tinggi Dieng belum terealisasi. Meski sudah lama ditawarkan namun hingga kini belum ada satupun pengusaha angkutan yang berminat. "Kami sudah berkali-kali tawarkan kepada mereka (pengusaha angkutan-red) dalam berbagai kesempatan. Namun belum ada yang tertarik. Alasannya karena sepi, sehingga sulit modal kembali, " kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Supriyo. Dikatakan Supriyo, trayek wisata Banjarnegara - Dieng yang ditawarkan melalui dua jalur. Yakni, Banjarnegara - Karangkobar - Wanayasa - Sibebek - Batur - Dieng dan Banjarnegara - Karangkobar - Pejawaran - Batur - Dieng. Jalan yang akan dilewati adalah jalan nasional dan provinsi. "Mereka bebas memilih jalur mana," katanya. Minimnya trayek Banjarnegara - Dieng disayangkan warga Batur. Kepala Desa Sumberrejo, Kecamatan Batur Subroto mengatakan, akibat minimnya angku...

Pemkab Banjarnegara kesulitan pantau konversi minyak tanah

BANJARNEGARA - Pelaksanaan program konversi minyak tanah ke elpiji di Kabupaten Banjarnegara tidak serempak. Di beberapa desa program ini telah berjalan hingga pada pembagian paket kompor gas kepada masyarakat, sementara di kecamatan lain masih dalam tahap penyelesaian pendataan. Warga yang telah menerima paket konversi di antaranya Merden dan Kalitengah di Kecamatan Purwonegoro. Akibatnya, pemkab mengalami hambatan dalam melakukan pengawasan terhadap tahapan pelaksaan program konversi, karena beberapa konsultan tidak melaporkan. "Kami sudah mengirimkan surat kepada konsultan untuk melaporkan hasil pendataan. Kami harapakan mereka segera melaporkan sehingga kami bisa memantau," kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Banjarnegara, Basuki Abdullah akhir pekan lalu. Peran pemkab dalam program konversi sifatnya hanya membantu dan memfasilitasi pencacahan hingga pendistribusian kompor. Namun pemkab berhak menerima laporan dari para konsultan. Dari enam konsultan, lanjut dia, hanya...

Pemkab Banjarnegara Siapkan Perda Perlindungan Burung

Gambar
Banjarnegara, CyberNews. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah menyiapkan peraturan daerah (perda) tentang perlindungan burung sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman kepunahan. "Bupati telah menginstruksikan kepada Bagian Hukum Sekretariat Daerah Banjarnegara untuk menyiapkan perda tersebut," kata Kepala Bagian Humas Setda Banjarnegara Wahyono di Banjarnegara, Jumat (19/6). Menurut dia, gagasan Bupati Banjarnegara untuk membuat perda perlindungan burung didasari oleh maraknya aktivitas perburuan burung di wilayah tersebut. Ia mengatakan perda perlindungan burung ditujukan untuk meningkatkan kesadaranan masyarakat untuk menjaga kelestarian satwa. Secara terpisah, Bupati Banjarnegara Djasri mengatakan upaya untuk menjaga kelestarian hutan menjadi hal penting karena dampak dari ekspoitasi hutan mengancam keberlangsungan kehidupan dan ekosistem hutan itu sendiri. "Jangan lupa, berkurangnya pepohonan di hutan juga menjadi ancaman serius bagi kelestarian satwa hu...