Postingan

Menampilkan postingan dengan label wisata Banjarnegara

BANJARNEGARA : Desa wisata Gumelem terkendala akses jalan

ANJARNEGARA - Pengembangan Desa Wisata Gumelem, Kecamatan Susukan, Banjarnegara terkendala akses jalan. Pasalnya jalan ke beberapa objek kondisinya rusak, padahal medannya cukup sulit karena letaknya berbukit dan terjal. Objek wisata yang ada di Desa Gumelem diantaranya pemandian air panas Pingit, makam Girilangan, masjid kuno, arena kerajinan ece, dan pande besi. Kades Gumelem Wetan, Budi Sulistyo mengatakan, akses jalan menuju pemandian air panas dan makam Girilangan belum baik. Jalan menuju ke pemandian air panas yang berjarak sekitar 8 kilometer dari ibukota kecamatan, baru 6 kilometer yang diaspal dua tahun lalu. Sedangkan sisanya masih berupa jalan batu yang rusak. Adapun jalan menuju Girilangan baru berupa jalan krosok. "Sebagai tahap awal untuk mewujudkan desa wisata Gumelem kami berharap akses jalan menuju pemandian air panas dan makam Girilangan dapat diaspal," kata Budi Sulistiyo. Dikatakan Budi, pengunjung untuk pemandian air panas pada hari Minggu diperkirakan me...

BANJARNEGARA : Wisata kuliner Dawet Ayu Banjarnegara

Gambar
MINUMAN DAWET tentu tak asing bagi warga Banyumas dan sekitarnya. Apalagi bagi warga Banjarnegara. Rasanya yang segar danlegit membuat kita sering kangen untuk kembali meminumnya. Apalagi jika untuk berbuka puasa. Pas rasanya. Minumah khas Banjarnegara dawet ayu sejatinya memili prospek bagus untuk dikembangkan menjadi wisata kuliner. Dalam ajang pameran dan promosi di Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan Jawa Tengah di Semarang belum lama ini bisa omset Rp 1,5 juta hingga Rp 1,8 juta per hari. Jumlah ini terpaut tinggi dengan kuliner khas Banjarnegara lainnya. Hanya saja, kata Kordinator promosi produk kerajinan dan UMKM Banjarnegara Teguh Wiranto, untuk pengembangan potensi kuliner masih terkendala legalitas merek.”Kita pernah mengusulkan agar dawet ayu memiliki legalitas merek. Namun belum diijinkan oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Penyebabnya sifat dawet ayu yang tidak tahan lama. Namun melihat minat warga luar daerah yang cukup tinggi terhadap kuliner ini, dihar...

Trayek Banjarnegara-Dieng kurang dilirik pengusaha

BANJARNEGARA - Upaya Pemkab Banjarnegara membuka trayek pariwisata dari kota Banjarnegara ke objek wisata Dataran Tinggi Dieng belum terealisasi. Meski sudah lama ditawarkan namun hingga kini belum ada satupun pengusaha angkutan yang berminat. "Kami sudah berkali-kali tawarkan kepada mereka (pengusaha angkutan-red) dalam berbagai kesempatan. Namun belum ada yang tertarik. Alasannya karena sepi, sehingga sulit modal kembali, " kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Supriyo. Dikatakan Supriyo, trayek wisata Banjarnegara - Dieng yang ditawarkan melalui dua jalur. Yakni, Banjarnegara - Karangkobar - Wanayasa - Sibebek - Batur - Dieng dan Banjarnegara - Karangkobar - Pejawaran - Batur - Dieng. Jalan yang akan dilewati adalah jalan nasional dan provinsi. "Mereka bebas memilih jalur mana," katanya. Minimnya trayek Banjarnegara - Dieng disayangkan warga Batur. Kepala Desa Sumberrejo, Kecamatan Batur Subroto mengatakan, akibat minimnya angku...