Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ribuan

Banjarnegara : Ribuan Istri di Banjarnegara Gugat Cerai

BANJARNEGARA, (PRLM).- Selama enam bulan terakhir ribuan pasangan suami istri di Kab. Banjarnegara Jawa Tengah (Jateng) mengajukan gugat cerai. Karena sebagian besar penggugat perceraian adalah dari pihak istri. Sampai enam bulan terakhir yang mengajukan perceraian sebanyak 1.270 pasangan suami istri."Persoalan suami yang tidak bertanggung jawan menjadi alasan utama perceraian,” kata Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara, Munasib Zaenuri, Rabu (19/8). Gugat cerai dari pihak istri karena tidak mendapatkan nafkah material dan batin. Para suami yang digugat karena pergi ke luar daerah dan tidak kembali dalam jangka waktu yang lama Munasib menambahkan, persoalan paling mendominasi terjadinya perceraian dini di Banjarnegara yakni ekonomi. “Mereka kemungkinan besar tidak siap ekonomi pada saat akan menikah," terangnya. Diakui sebagian besar yang mengajukan perceraian adalah pasangan dengan latar belakang pekerjaan sebagai buruh tani, urutan berikutnya kalangan pedagang, swasta ...

Ulat Kantong Serang Ribuan Pohon Albasia di Banjarnegara

BANJARNEGARA -Hama ulat kantong kini semakin merajalela, menyerang pohon Albasia di Desa Petir Kecamatan Purwonegoro. Serangan hama itu diprediksi akan mengganas, menjelang musim kemarau. Di desa itu banyak albasia yang daun rontok dan pertumbuhannya terganggu. Soberi, pengurus kelompok tani di Desa Petir, menjelaskan, serangan ulat kantong sebenarnya tidak terlalu berbahaya jika menyerang menjelang musim hujan. ’’Karena daun yang meranggas akibat serangan ulat dapat segera tumbuh kembali. Namun jika menjelang kemarau, daun yang meranggas sulit tumbuh, sehingga tanaman tersebut seolah-olah menerima musim kering lebih lama dan akhirnya mati,’’ kata dia. Menurut dia, daerah Petir merupakan area perbukitan yang panas. Walaupun di beberapa daerah lainnya masih sering hujan, namun di Desa Petir sudah mulai jarang. Banyak warga desa yang menggantungkan hidupnya dari bertanam ketela dan Albasia. Hal itu lantaran lahan mereka sulit ditanami padi. Karena berupa daerah perbukitan terjal dengan a...