Postingan

Di Banjarnegara Ruang Gerak Teroris Dipersempit

BANJARNEGARA-Ruang gerak pelaku teror terus dipersempit hingga ke daerah-daerah. Salah satunya dilakukan oleh polisi dengan memasang baliho bergambar Noordin M Top di sembilan titik sepanjang jalan utama masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara. Baliho dengan tiga ukuran berbeda itu, yakni ukuran 1x1,5m, 2x3m dan 4x6m, di pasang di depan Mapolres Banjarnegara, alun-alun, Pos Lantas I, pos lantas Bawang, pos lantas Singomerto, Samsat, dan dua baligho dipasang di pintu masuk Kabupaten Banjarnegara dari arah Wonosobo, serta di Klampok. ’’Selanjutnya kami akan sebarkan atau pasang poster hingga ke polosok desa sehingga masyarakat menjadi makin paham akan pelaku teror yang tengah diburu. Pemasangan di jalur utama juga sebagai sosialisasi kepada masyarakat, sehingga ruang gerak mereka makin sempit,’’ kata Kapolres AKBP Nelson P Purba, kemarin. Selain melakukan sosialisasi dengan baligho dan poster, lanjutnya, aparat desa juga diimbau untuk makin selektif terhadap proses-proses administrasi kepen...

3 trayek baru di Banjarnegara untuk hindari konflik

BANJARNEGARA - Untuk mengatasi gesekan dengan awak angkutan mikrobus Banjarnegara-Wanadadi-Punggelan, Pemkab Banjarnegara akan mengeluarkan tiga trayek baru bagi angkutan pedesaan (angkudes) Wanadadi-Punggelan. Tiga jalur trayek tersebut adalah Jembangan (Punggelan)- Wanadadi, Tanjungtirta (Punggelan)-Wanadadi, dan Sawangan (Punggelan)-Wanadadi. Ketiga trayek alternatif tersebut telah disepakati awak angkudes maupun mikrobus dalam pertemuan yang digelar Sabtu (1/8) di kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Perhubungan (Dinhubkominfo) Banjarnegara. Selain dihadiri perwakilan kedua awak tersebut, pertemuan yang dipimpin Kepala Dinhubkominfo Ir Supriyo juga diikuti Asisten II Sekda Bidang Ekonomi dan pembangunan, Satlantas Polres Banjarnegara, Komisi B DPRD, Oraganda, Ketua Paguyuban Angkutan Barang Banjarnegara (Pangkuba), dan Muspika Punggelan dan Wanadadi. "Semua pihak yang ikut pertemuan menyepakati ketiga jalur alternatif tersebut, termasuk awak mikrobus. Ketiga rute tersebut ...

Pengrajin tungku di Banjarnegara kelimpungan

BANJARNEGARA - Program konversi minyak tanah ke elpiji ternyata membawa dampak bagi para perajin tungku di Dusun Kaligintung, Desa Selamerta, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara. Dalam sebulan terakhir, permintaan tungku mengalami penurunan drastis. Sehingga mereka kelimpungan "Saya tidak bisa menghitung secara persentase, namun yang jelas turun sekali. Warung- warung atau toko yang tadinya minta lima, kini hanya dua buah tungku. Itupun pembayaran tidak langsung, menunggu tungku laku. Kondisi ini sangat memukul kami ataupun juga perajin," kata Sarno, salah satu pengepul tungku asal Desa Glempang, Minggu (2/8) kepada Wawasan. Sepinya pembeli tersebut, lanjut dia, berimbas pada turunnya harga jual. Harga per unit tungku turun Rp 5 ribu. Padahal, pada musim kemarau seperti sekarang ini produksi tungku Selamerta mengalami kenaikan. "Kemarau seperti sekarang ini, jumlah perajin bertambah dua kali lipat. Mereka yang semula tidak aktif, kini rajin membuat tungku karena tidak bisa...

Trayek Banjarnegara-Dieng kurang dilirik pengusaha

BANJARNEGARA - Upaya Pemkab Banjarnegara membuka trayek pariwisata dari kota Banjarnegara ke objek wisata Dataran Tinggi Dieng belum terealisasi. Meski sudah lama ditawarkan namun hingga kini belum ada satupun pengusaha angkutan yang berminat. "Kami sudah berkali-kali tawarkan kepada mereka (pengusaha angkutan-red) dalam berbagai kesempatan. Namun belum ada yang tertarik. Alasannya karena sepi, sehingga sulit modal kembali, " kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Supriyo. Dikatakan Supriyo, trayek wisata Banjarnegara - Dieng yang ditawarkan melalui dua jalur. Yakni, Banjarnegara - Karangkobar - Wanayasa - Sibebek - Batur - Dieng dan Banjarnegara - Karangkobar - Pejawaran - Batur - Dieng. Jalan yang akan dilewati adalah jalan nasional dan provinsi. "Mereka bebas memilih jalur mana," katanya. Minimnya trayek Banjarnegara - Dieng disayangkan warga Batur. Kepala Desa Sumberrejo, Kecamatan Batur Subroto mengatakan, akibat minimnya angku...

Banjarnegara Musim kemarau, petani kentang kembali dihantui ’bun upas’

BANJARNEGARA - Musim kemarau ini, petani kentang di wilayah dataran tinggi Dieng Banjarnegara mewaspadai munculnya bun upas. Untuk mencegah bun upas yang menyebabkan tanaman kentang mati akibat cuaca sangat dingin, mereka telah melakukan antisipasi. Ketua kelompok tani Perkasa Batur yang juga menjabat Kades Pekasiran, Kecamatan Batur, Mudasir mengatakan, pada akhir Juli maupun awal Agustus biasanya suhu di Dieng sangat rendah, mampu mencapai minus dua derajat celcius pada dinihari. Kondisi ini menyebabkan turunnya embun yang disertai salju. Masyarakat setempat menamainya dengan bun upas. Embun ini akan mengakibatkan air dalam batang tanaman dan daun turut membeku sehingga menyebabkan tanaman mati. Untuk mengantisipasi bun upas merusak tanaman kentang, jelas dia, petani melakukan berbagai cara, mulai memasang jaring atau plastik maupun daun bambu pada lahan kentang, sehingga air embun tidak langsung mengenai tanaman. Selain itu, petani juga melakukan penyiraman kentang di pagi hari. ...

Pemkab Banjarnegara kesulitan pantau konversi minyak tanah

BANJARNEGARA - Pelaksanaan program konversi minyak tanah ke elpiji di Kabupaten Banjarnegara tidak serempak. Di beberapa desa program ini telah berjalan hingga pada pembagian paket kompor gas kepada masyarakat, sementara di kecamatan lain masih dalam tahap penyelesaian pendataan. Warga yang telah menerima paket konversi di antaranya Merden dan Kalitengah di Kecamatan Purwonegoro. Akibatnya, pemkab mengalami hambatan dalam melakukan pengawasan terhadap tahapan pelaksaan program konversi, karena beberapa konsultan tidak melaporkan. "Kami sudah mengirimkan surat kepada konsultan untuk melaporkan hasil pendataan. Kami harapakan mereka segera melaporkan sehingga kami bisa memantau," kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Banjarnegara, Basuki Abdullah akhir pekan lalu. Peran pemkab dalam program konversi sifatnya hanya membantu dan memfasilitasi pencacahan hingga pendistribusian kompor. Namun pemkab berhak menerima laporan dari para konsultan. Dari enam konsultan, lanjut dia, hanya...

Awak angkudes Punggelan Banjarnegara geruduk Dishub

BANJARNEGARA - Awak angkutan pedesaan yang tergabung dalam Paguyuban Pesolipat Wanadadi, Banjarnegara, Selasa (21/7), menggeruduk Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo). Mereka menuntut agar pemkab melarang angkutan mikrobus masuk ke Punggelan. Pasalnya, masuknya microbus membuat mereka tersisih. Rombongan Pesolipat yang dikoordinasi ketuanya, Heri Setia Agung dan didampingi Ketua Paguyuban Angkutan Barang Banjarnegara (Pangkuba) Gito Prayitno. Sekitar 15 awal angkutan kemudian dipersilakan berdialog di ruang pertemuan kantor Dinhubkominfo. Dialog dipimpin Kepala Dinhubkominfo Ir Supriyo yang didampingi Iptu Hasan Suhaeri, Bag Ops Sanlantas Polres Banjarnegara. Heri Setia Agung mengatakan, sejak mikrobus dari kota Banjarnegara masuk ke Punggelan, angkudes memilih tidak beroperasi lagi karena pemasukan tidak dapat menutup biaya pembelian bahan bakar. Karena itu, pihaknya meminta agar microbus dari Banjarnegara tidak masuk dan hanya sampai Wanadadi, seperti ...