Postingan

BANJARNEGARA : Candi Dwarawati Dieng dibenahi

Gambar
BANJARNEGARA – Untuk menambah daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara, Pemkab Banjarnegara getol membenahi obyek wisata Dataran Tinggi Dieng. Pada tahun ini, pembenahan difokuskan pada pemugaran kawasan candi Dwarawati. Candi ini sudah berusia tua dan terdapat kerusakan di beberapa tempat. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara, Bambang Sugiarto, Kamis (3/9) mengatakan, pemugaran candi Dwarawati menggunakan sumber APBN senilai Rp 600 juta.”Pembenahan ini sudah mendesak karena disamping untukmenambah daya tarik wisatawan, juga karena Candi Dwarawati mengalami kerusakan akibat getaran,”kata Bambang. Candi Dwarawati Dieng perlu dirawat (foto:pyt/BNC) Dikatakan Bambang, pembenahan kawasan Dieng selain fisik candi, juga dilakukan penataan jalan setapak di komplek Candi Arjuna, taman di kompleks Gasirat Aswatamu dan penataan pertigaan ojek diwilayah itu. Selain itu pembuatan panggung hiburan non permanen. Juga dilakukan pemberdayaan masyarakat sekitar obyek wisata...

BANJARNEGARA : Hadapi arus mudik ,Pemkab normalisasikan jalan dan jembatan KA

Gambar
BANJARNEGARA-Untuk memperlancar jalur trasnportasi di Jalur tengah khususnya dari Banjarnegara menuju Wonosobo, Pemkab Banjarnegara telah membongkar jalur jembatan kereta api yang melintang di atas jalan raya di Desa Prigi Kecamatan Sigaluh. Pembongkaran dilakukan hari Rabu (2/8) dengan mengangkat jembatan kereta api dan rel yang berada di sekitar jembatan. “Selain pembongkaran jembatan kereta api, jalan menikung yang berada tepat di bawah jembatan tersebut juga akan dinormalisasikan,” kata Mulyanto S. Sos MS.i Kepala Bagian Pembangunan . Mulyanto menambahkan jembatan kereta api tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan dan rawan dengan kecelakaan, apalagi menjelang arus mudik lebaran dimungkinkan jalur Banjarnegara – Wonosobo semakin padat. “Normalisasi jalan dan pembongkaran jembatan Kereta Api tersebut diharapkan selesai H-7 sebelum lebaran, jadi saat memasuki puncak arus mudik jalur tersebut sudah beres,” lanjutnya. Pembongkaran jembatan dan rel kereta api tersebut telah mend...

BANJARNEGARA : Sigaluh Juara Satu Kontes Pohon Sengon tingkat nasional

Gambar
BANJARNEGARA-Setelah memenangkan Kontes Pohon Sengon dalam Rangka Lomba Penghijauan dan Konservasi Alam tingkat Kabupaten dan Provinsi, akhirnya Mardi (43) Kepala Dusun III Desa Singamerta Kecamatan Sigaluh berhasil menyabet Juara Pertama pada tingkat Nasional. Pengumuman sekaligus penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Kehutanan M.S Kaban pada acara Temu Karya dan Sarasehan Pemenang Lomba di Aula Manggala Wanabhakti Departemen Kehutanan, Jakarta (18/8) lalu. Meski tak memiliki latar belakang pendidikan kehutanan, Mardi mampu mengembangkan pohon Sengon Albasia yang sudah ia tanam sejak enam tahun lalu. Awalnya ia mengerjakan tanah bengkok desa, 1 tahun setelah menerima SK dari Kepala Desa Singamerta (Mei 2002) sebagai Kepala Dusun III (Dirun). Bulan Desember 2003 tanah tersebut ditanami salak pondok sejumlah 350 pohon dan Albasia/Sengon sejumlah 100 batang. “Namun dari 100 batang sengon yang saya tanam, ada satu pohon yang memiliki pertumbuhan sangat cepat. Akhirnya saya ...

BANJARNEGARA : Pemkab Banjarnegara tolak ijin pengeboran sumur Geodipa Dieng

BANJARNEGARA – Pemkab Banjarnegara menolak permohonan ijin pengeboran air tanah yang diajukan PT Geodipa. Keputusan ini menyusul desakan dari enam kepala desa di wilayah Dataran Tinggi Dieng kepada Bupati Banjarnegara. Keenam kepala desa yang mengajukan keberatan pengeboran masing-masing Kades Dieng Kulon, Karangtengah, Kepakisan, dan Bakal Kabupaten Banjarnegara. Dan Kades Dieng Wetan dan Sikunang Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Kasi Geologi Migas dan Sumberdaya Mineral di Dinas ESDM Banjarnegara, Idrus Amanullah mengatakan, surat penolakan ijin pengeboran air tanah ditandatangani oleh Bupati Banjarnegara H Jasri pada tanggal 31 Agustus 2009. ”Ijin pengeboran terpaksa ditolak karena pihak PT Geodipa belum mampu menangani dampak pencemaran air. Selain itu, dampak pengeboran berimbas pada menyusutnya sumber air milik warga,” kata Idrus. Idrus menambahkan, permohonan ijin pengeboran sumur air tanah telah diajukan PT Geodipa sejak tahun 2007. Perusahaan tersebut mengajukan ke ESDM ...

BANJARNEGARA : PROGRAM KONVERSI MASIH KURANG 40% - Minyak Tanah Makin Sulit Diperoleh

BANJARNEGARA (KR) - Di saat penyaluran paket program konversi minyak tanah ke gas elpiji di Kabupaten Banjarnegara belum selesai, minyak tanah semakin sulit diperoleh. Kelangkaan minyak tanah terjadi karena penyaluran dari agen ke pengecer sudah dikurangi secara besar-besaran. Akibatnya, warga yang selama ini menggunakan minyak tanah, jadi kelabakan. Kalau pun minyak tanah ada, harganya melambung hingga Rp 5.000/liter. Meski ditargetkan menjelang Ramadan ini pendistribusian paket program konversi minyak tanah ke gas elpiji di Kabupaten Banjarnegara selesai, ternyata masih kekurangan ratusan ribu paket. Kabag Perekonomian Setda Banjarnegara, Basuki Abdulah Sabtu (29/8) mengatakan, kekurangan masih mencapai 130.000 paket atau sekitar 40 persen dari total penerima yang berkisar 325.000 orang. ”Kekurangan terjadi hanya pada tabung gasnya saja, sementara untuk regulator dan kompor stoknya terpenuhi. Meski demikian, karena pembagian ini dalam satu paket maka kekurangan tabung gas ini menyeb...

BANJARNEGRA : 6 desa tolak pengeboran PT GDE Dieng

BANJARNEGARA - Enam kepala desa yang tergabung dalam Paguyuban Kepala Desa Dataran Tinggi Dieng menolak pengeboran tiga sumur bawah tanah yang akan dilakukan oleh PT Geo Dipa Energi (GDE) Unit Dieng, untuk kepentingan Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP). Dalam surat keberatan yang disampaikan kepada Pemkab Banjarnegara belum lama ini ada beberapa poin yang menjadi alasan mereka. Pertama, keluhan masyarakat mengenai pencemaran air tanah yang diindikasikan akibat adanya pengeboran oleh PT GDE belum ada penyelesaian. Kedua, adanya pengeboran akan berdampak pada berkurangnya air tanah, padahal warga sedang mengalami kesulitan air bersih. Ketiga, warga di sekitar tidak merasa diuntungkan baik secara ekonomi maupun sosial adanya PT GDE. Enam desa yang merasa keberatan terdiri dari empat desa yang masuk wilayah Banjarnegara dan dua desa yang ikut Wonosobo. Desa tersebut adalah Dieng Kulon, Karangtengah, Kepakisan, Bakal (ikut Banjarnegara), Dieng Wetan dan Sikunang (Wonosobo). "Su...

MILIS BANJARNEGARA MENGADAKAN KUMPUL-KUMPUL SILATURAHMI LEBARAN

Alhamdulilah, tanpa terasa sudah hampir satu dekade Milis Banjarnegara ini hadir, dengan misi dan konsep yang sederhana, mudah mudahan milis ini bisa mengeratkan tali silaturahim antar warga Banjarnegara di manapun berada. Ayuk... ikutan.... lebaran Kumpul bareng Keluarga Besar Milis Banjarnegara di Yahoogroups KOPDAR MILIS BANJARNEGARA http://groups.yahoo.com/group/banjarnegara ketentuannya : Tanggal 20 September 2009 Jam 17:00 sampai dengan selesai Tempat : Desa Kalipelus RT04/RW05 - Kec Purwanegara ( d/h. Kantor pos Purwanegara ke utara ( rmh . Bp Sarmin ) ) perserta dibatasi maximal 60 orang beserta keluarga ya disebabkan oleh keterbatasa tempat, jadi buruan yang mau ikut daftar. Keterangan lebih lanjut Hubungi sdr. Agus Winarko di milis Banjarnegara http://groups.yahoo.com/group/banjarnegara Ngumpulaken Balung Pisah adalah salah satu tujuan dan harapan kami semua, dengan kebersamaan tersebut semoga banyak hal positif baik materi maupun non materi yang bisa kita semua sumbangkan un...